Optimalkan Bash History Linux

Tahukah kamu setiap kita login ke dalam bash shell, apapun perintah yang kita jalankan di session tersebut akan dicatat pada file .bash_history?

Tampilkan Timestamp di History

Secara default, perintah history hanya menunjukkan urutan perintah yang sebelumnya sudah pernah dijalankan. Contohnya seperti dibawah:

1  vim /etc/nginx/nginx.conf 
2  systemctl restart nginx
3  vim /etc/nginx/nginx.conf

Jadi kita hanya tahu bahwa sebelumnya saya melakukan editing pada file nginx.conf lalu melakukan restart service tanpa tahu kapan perintah tersebut dieksekusi. Dan engan mengaktifkan timestamp di history command sekarang kamu bisa tahu kapan command tersebut dijalankan diserver.
Untuk mengaktifkan timestamp sangat mudah, kamu bisa langsung menjalankan perintah:

echo "export HISTTIMEFORMAT='%F %T '" >> ~/.bash_profile

Lalu baca ulang setting bash profile dengan menggunakan perintah:

source ~/.bash_profile

Dan jika kamu mencoba kembali menjalankan perintah history, maka output yang muncul seperti:

1  2018-08-07 14:22:03 vim /etc/nginx/nginx.conf 
2  2018-08-07 14:22:10 systemctl reload nginx
3  2018-08-07 14:22:27 vim /etc/nginx/nginx.conf

Perbesar Size File History

Maksimal perintah yang dicatat oleh bash di dalam file .bash_history hanya 500 baris perintah. Tapi jika kamu ingin menyimpan lebih banyak perintah maka kamu bisa coba untuk merubah value variabel $HISTSIZE dan juga $HISTFILESIZE.
Contoh jika ingin menyimpan 10000 baris/ perintah terakhir maka cukup dengan menjalankan perintah:

echo "export HISTFILESIZE=10000" >> ~/.bash_profile
echo "export HISTSIZE=10000" >> ~/.bash_profile

Jangan lupa untuk membaca ulang setting bash profile dengan perintah:

source ~/.bash_profile

Agnesius Santo

Linux System Administrator, penggemar RPM-based Linux distributions dan juga penyanyi anisong Aimer.

Leave a Reply